Tugas PKB 2


1. Budhi pergi ke pasar beli cabai warna merah.
2. Budhi pergi kepasar bersama mamah.
3. Mamah buat sambal rasanya pedas.
4. Cabai rasanya pedas.
5. Budhi naik motor warna merah.
6. Budhi adalah laki-laki seorang manusia.
7.  Mamah adalah perempuan seorang manusia.
8. Budhi pergi ke kampus naik kereta bersama teman.
9. Kereta adalah transportasi.
10. Motor mempunyai roda jumlahnya dua.
11. Motor dipinjam teman mati.
12. Manusia merupakan makhluk hidup pasti mati.

KONSEP UBIQUITOUS NETWORK

Kata ‘Ubiquitous’ menurut kamus Merriam Webster bisa diartikan sebagai ‘ada di berbagai tempat dalam  waktu yang sama’. Sehingga konsep ubiquitous computing, atau ubiquitous network itu mungkin bisa  diterjemahkan secara sempit misalnya sebagai kemampuan akses ke sebuah jaringan (internet) di mana saja dan kapan saja.
Ubiquitous network pada abad 21 akan mengubah dengan cepat paradigma TI dengan mentransformasi industri IT dan bidang lainnya. Bidang seperti elektronika, mobil, pertunjukan, distribusi dan jasa akan berkembang lebih maju  dalam operasinya dan akan menciptakan nilai tambah baru. Sebab transformasi ini akan membuka peluang dan meningkatkan pertumbuhan baru untuk industri ini. Pada ubiquitous network akan menawarkan
banyak kelebihan sebagai berikut :
1. Ubiquitous network menyediakan jaringan akses pita lebar dengan kemampuan mobilitas.
2. Ubiquitous network memungkinkan untuk dapat berkomunukasi tidak hanya dengan computer tetapi juga mampu berhubungan dengan apapun, telepon bergerak, PDA, mesin game, sistem navigasi kendaraan, TV
digital, RFID yang menempel pada obyek,
kemera dan sebagainya.
3. Ubiquitous network memungkinkan penggunaan konten tidak hanya berupa data, teks dan gambar. Tetapi juga transmisi gambar animasi, suara dan video. Solusi yang memuaskan menekan kebutuhan para pemakai dan pemanfaatan platform yang menjamin pertukaran informasi dan implementasi transaksi komersil dengan
aman. 
Ubiquitous network akan berpotensi dalam menciptakan pasar dengan membuat layanan ubiquitous. Berbagai aplikasi dan layanan akan mudah diselengarakan dengan adanya ubiquitous network. Dari sisi perusahaan atau organisasi ubiquitous network berarti mempermudah dalam meningkatkan proses produksi, mempermudah pengelolaan asset dan membina hubungan dengan pelanggan. Bagi perorangan ubiquitous network berarti peningkatan kualitas hidup dan perubahan gaya hidup, ubiquitous network memungkinkan setiap orang dapat melakukan sesuatu secara otomatis, peningkatan keamanan dan peningkatan kualitas kesehatan.
Bagi Indonesia ubiquitous network berarti pemerataan jaringan, penciptaan layanan baru, meningkatkan pendapatan dan kekayaan Negara dan membawa kemakmuran bagi bangsa Indonesia. Ubiquitous network memungkinkan akses jaringan di seluruh pelosok nusantara, masyarakat Indonesia dari sabang sampai merauke dapat berhubungan kapan saja. Kondisi ini tentu memberi dampak pada peningkatan pengetahuan dan cara hidup masyarakat yang pada akhirnya akan memberi peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih luas dan merata.

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2

Nama : Budhi Apriyanto
NPM : 50406154
Kelas : 4IA07


1.George / is cooking / dinner / tonight
subject / verb phrase/ complement / modifier of time

2.Henry and Marcia / have visited / the president
subject / verb phrase / complement

3. We/ eat / lunch /in this restaurant/ today
subject/ verb phrase / complement/ modifier of place/ modifier of time

4. Pat/ should have bought/ gasoline /yesterday
subject/ verb phrase/ complement/ modifier of time

5. Trees/ grow
subject/ verb phrase

6. It/ was raining /at seven o'clock this morning
subject/ verb phrase / modifier of time

7. She/ opened/ her book
subject/ verb phrase/ complement

8. Harry/ is washing / dishes /right now
subject/ verb phrase/ complement/ modifier of time

9. She / opened /her book
subject/ verb phrase/ complement

10. Paul, William, and Mary/ were watching / television/ a few minutes ago
subject/ verb phrase/ complement/ modifier of time

Tugas 1 (PKB) – Logika Proposisi dan Logika Predikat

Pernyataan :
1. Karjo adalah seorang laki-laki.
2. Karjo adalah orang Jawa.
3. Karjo lahir pada tahun 1840.
4. Setiap laki-laki pasti akan mati.
5. Semua orang Jawa mati pada saat Krakatau meletus pada tahun 1883.
6. Setiap orang pasti mati setelah hidup lebih dari 150 tahun.
7. Sekarang tahun 2010.
8. Mati berarti tidak hidup.
9. Jika seorang mati maka beberapa tahun kemudian dia pasti dinyatakan telah mati.

Logika Predikat dan Logika Proposisi :
1. Laki-Laki (Karjo)
2. OrangJawa (Karjo)
3. TahunLahir = 1840 –> lahir (Karjo, TahunLahir)
4. ∀x = laki-laki (x) –> mati (x)
5. ∀x =meletus(krakatau,thn 1840)→mati
6. ∀x = orang(x) –> mati (x, lebih (sekarang – TahunLahir)
7. sekarang = 2010
8.  mati→ ¬hidup
9. Ǝ x : mati ( x ) → Ǝ x : kemudian ( waktu ( y ) ) → di nyatakan (mati (x) )

Kesimpulan : Karjo Sudah Mati

Komputasi Paralel Sebagai Alternatif Solusi Peningkatan Kinerja Komputasi

Saat ini penggunaan komputer untuk menyelesaikan masalah sudah merasuk ke segala bidang. Hal ini karena komputasi dianggap lebih cepat di bandingkan dengan penyelesaian masalah secara manual. Seiring dengan ha1 tersebut, semakin dituntut proses komputasi yang sernakin cepat. Untuk meningkatkan kecepatan proses komputasi, dapat ditempuh dua cara : peningkatan kecepatan perangkat keras, peningkatan kecepatan perangkat lunak. Komponen utama perangkat keras komputer adalah processor. Saat ini, peningkatan kecepatan processor benar-benar luar biasa. Processor Pentium 4 yang dikeluarkan Intel kecepatannya sudah mencapai 1.8 GHz. Meskipun kecepatan processor dapat ditingkatkan terus. namun karena keterbatasan rnateri pembuatnya, tentu ada suatu batas kecepatan yang tak mungkin lagi dapat dilewati. Karena itu timbul ide pem buatan komputer multiprocessor. Dengan adanya banyak processor dalam satu komputer, pekerjaan bisa dibagi-bagi kepada masing-masing processor. Dengan demikian lebih banyak proses dapat dikerjakan dalam satu saat. Perubahan arsitektur komputer menjadi multiprocessor memang bisa membuat lebih banyak proses bisa dikerjakan sekaligus, namun tetap tidak bisa meningkatkan kecepatan masing-masing proses. Peningkatan kecepatan setiap proses bisa dicapai melalui peningkatan kecepatan perangkat lunak. Kecepatan perangkat lunak sangat ditentukan oleh algoritmanya. Usaha untuk mencari algoritma yang lebih cepat tidaklah mudah, namun dengan adanya komputer multiprocessor, dapatlah dirancang.




 

sumber : INTEGRAL, vol. 6, no. 2, Oktober 2001

Mari Budidayakan Perangkat Lunak Open Source


Perangkat lunak open source adalah perangkat lunak yang secara bebas atau gratis untuk dimiliki tanpa ada harus membayar lincense pada pihak yang perangkat lunak yang ingin dimiliki. Ternyata perangkat lunak open source tidak kalah dengan perangkat lunak berbayar lainnya. Banyak keunggulan - keunggulan yang yang terdapat pada perangkat lunak open source.
Disini akan dibahas tentang perangkat lunak, Blender merupakan salah satu perangkat lunak bebas pengolah tiga dimensi dan animasi yang dapat berjalan pada beberapa sistem operasi seperti Windows, Macintosh dan Linux.

Ini adalah sebuah hasil dari penggunaan perangkat lunak Blender

 
 
Memang butuh waktu untuk mempelajari perangkat lunak open source dikarenakan masih jarangnya ada buku - buku yang membahas tentang perangkat lunak open source. Dengan ini maka diharapkan bahwa pengembangan dan pembudidayaan perangkat lunak open source akan semakin berkembang dan dapat ikut memberikan kontibusi di dunia industri dan teknologi yang semakin pesat seiring perkembangan.



















Pro dan Kontra Jejaring Sosial

Berbagai media seperti internet dan media televisi ramai membicarakan fenomena pro dan kontra Facebook.Kebanyakan dari mereka yang memanfaatkan situs ini adalah untuk pertemanan, mencari kawan lama yang terpisah oleh waktu dan belahan bumi, membangun mitra bisnis sampai-sampai ada yang menyalahgunakan untuk kepentingan yang tidak semestinya, seperti perselingkuhan, perbuatan penipuan dan kejahatan cyber lainnya yang memanfaatkan popularitas situs ini.
Dan memang tidak dapat dipungkiri, sesuatu selalu ada dampak positif dan negatifnya. Semua itu tergantung dari siapa yang memanfaatkan serta memegangnya, seperti salah satu contoh di bawah ini:
1.“Pisau, pertama kali dibuat dengan tujuan untuk memudahkan manusia dalam memotong atau meraut suatu benda, namun pada perkembangannya hingga sekarang banyak juga disalah gunakan sebagai senjata pembunuh dalam perang, perampokan atau tindakan kriminal lainnya”.
2. “Kursi Kekuasaan atau Jabatan kepemimpinan”, adalah amanah dari ummat/rakyat yang, harusnya kepemimpinan itu tidak saling diperebutkan, terutama para ulama yang jadi panutan umatnya,  apalagi saat bekampanye, saling hasut,  saling syu’udzon sehingga memecah belah persatuan ummat, menimbulkan kebencian, pertikaian, sampai-sampai nyawa melayang hanya gara-gara saling ejek antar pendukung. Padahal mereka masih sama-sama satu saudara sesama muslim, dan para ulama nya sadar bahwa sesama muslim itu saudara.
Kesimpulannya adalah semua itu tergantung dari siapa yang memegang dan menggunakannya, manfaat dan madlaratnya lebih besar yang mana.